Pages

Rabu, 28 Juli 2010

belajar menjadi bu guru


hari ini adalah hari kedua bagiQ melangkahkan kaki di sekolah yang kelak akan menjadi tempatQ mencari sesuap nasi..
Q yang masih sangat bersifat kekanak-kanakan mencoba untuk berbaur dengan para orang tua dengan predikat "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa". Q begitu gugup dan tak tau harus berbuat apa saat kali pertama Q disana, beberapa bangunan tua yang di salah satu sudutnya tertulis dengan cukup jelas nama dari bangunan tsb, "Sekolah Dasar Negeri 3 Adisara".
ya, Q adalah calon ibu guru bahkan bukan calon lagi, anak2 di sekolah sudah memanggilkQ "bu guru", dan Q gag tau harus senang atau sedih dapat predikat itu. Q memang sudah menggondol gelar "AhLi Madya Pendidikan" dari 2 tahun perjuanganQ di Universitas Sebelas Maret Surakarta.ih
Q akan mengajar mata Pelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah itu. dan pertanyaan besar yang selalu muncul dalam benakQ adalah "apakah Q mampu menjalankan tugasQ???"
Q memang pernah mengikuti perkuliahan mengajar dan bahkan pernah mengajar di sebuah Sekolah Dasar saat PPL, namun itu semua sudah setahun yang lalu.
seandainya ayahQ tidak menginginkan Q untuk melanjutkan kuliahQ, mungkin sebentar lagi Q akan menikah dengan tunanganQ, namun takdir berkata lain dan Q harus berkecimpung di dunia yang sama dengan kedua orang tuaQ, yaitu GURU.
pagi tadi Q hanya ikut menyemangati anak2 yang sedang melaksanakan senam kesegaran jasmani yang diadakan setiap hari rabu dan jum'at. sebenarnya Q ingin berbaur bersama mereka, tapi baju putih, rok hitam pendek dan high heels yang cukup menyiksaQ membuat Q mengurungkan niatQ. setelah SKJ selesai Q memperkenalkan diriQ pada anak2 yang masih berbaris di depanQ. agak grogi, tapi Q berusaha enjoy dan akhirnya berhasil. Q tak tau apa alasan anak2 itu selalu melihat Q bahkan ada yang mengintip kemudian saat Q mendekat dia berlari, apa mereka takut padaQ?? bahkan ada yang mengintip jendela kantor dengan memanjat kursi hanya untuk melihatQ dan memanggil namaQ.
namun ada pula yang seolah jadi secret admirorQ yang menempelkan kertas yang bertuliskan "bu guru olah raga bu guru ida" yang tertempel di motorQ saat Q pulang sekolah. tapi yang Q tau, mereka sangat lucu dan imut, selalu saja ada tingkah laku yang membuat Q tertawa. saat ada kawan mereka yang nakal, dengan polosnya mereka datang ke kantor dan berkata "bu guru si A nakal" atau "bu guru si A nyubitin si B". setiap ada kejadian yang menurut mereka tidak baik akan langsung mereka laporkan ke kantor guru, dan sang anak yang nakal akan dipanggil ke kantor dan diberi pengarahan oleh salah satu guru untuk tidak mengulangi perbuatannya, tentu saja para guru tidak menggunakan cara kekerasan tapi cara halus sehalus-halusnya karena mereka masih kecil. Q berharap Q akan menjadi bagian dari mereka.

1 komentar:

sulis sulistrianto mengatakan...

Cemungut Bu guru
......

Posting Komentar